Sabtu, Desember 3, 2022
Beranda Berita Feature Desa-Desa Tak Berpenghuni di Indonesia

Desa-Desa Tak Berpenghuni di Indonesia

Serang, Bantentv.com – Sebuah desa dikenal sebagai tempat yang sejuk, tenang dan masyarakatnya cenderung ramah. Namun ternyata banyak desa yang ditinggalkan oleh masyarakatnya karena beberapa masalah geografis seperti kerusakan gempa dan tanah yang bergeser atau amblas. Akan tetapi, ada beberapa alasan lain yang menjadi desa itu terbengkalai dan mati akibat suatu misteri yang tidak diketahui secara pasti. Ditambah lagi dengan kondisi bangunan yang rusak, tak terawat, dan dipenuhi semak-semak dan tanpa adanya cahaya yang terang membuat suasana desa tersebut terlihat horor.

Berikut sederet desa terbengkalai di Indonesia yang ditinggalkan penduduknya :

  1. Desa Sidamukti, Majalengka

Siapa sangka Provinsi Jawa Barat yang dikenal dengan pemandangan alam yang memesona ternyata memiliki desa terbengkalai yang kerap disebut desa mati. Desa Sidakmukti yang berada di Majalengka, Jawa Barat merupakan salah satu desa yang ditinggalkan oleh penduduknya sudah sekitar sepuluh tahun yang lalu. Pasalnya, di desa tersebut pernah terjadi bencana pergerakan tanah yang membuat kawasan ini rentan longsor.

Pada tahun 2012, juga terjadi gempa yang membuat kondisinya semakin parah hingga akhirnya warga desa memutuskan pindah ke kampung lain yang lebih aman.

  1. Desa Puntingan, Magelang

Desa Puntingan, terletak di Desa Dlimas, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ini hanya dihuni oleh tujuh kepala keluarga. Konon, jika desa ini ditempati lebih dari tujuh kepala keluarga maka akan ada keluarga yang pindah atau meninggal.

Namun kini desa tersebut tidak berpenghuni tetapi masih ada bangunan yang tersisa seperti mushola dan rumah. Ada dua akses jalan menuju ke desa ini, akses pertama yaitu dengan melewati Desa Dlimas. Akses ini memang lebih cepat tetapi kondisi jalannya curam dan berkelok. Sedangkan, akses yang kedua yaitu melewati Desa Dawung akses jalanan ini lebih landai namun harus memutar agak jauh.

  1. Kampung mati Vietnam, Jakarta Timur

Tak jauh dari pusat kota Jakarta, tepatnya di Jalan Diklat Depsos RT 13/3 Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur, terdapat desa yang terbengkalai yaitu Kampung Mati Vietnam. Sebelum terkenal sebagai desa mati atau terbengkalai, sesuai dengan namanya Kampung Vietnam ini dulunya menjadi tempat bermukimnya para pengungsi masyarakat Vietnam dan menjadi saksi bisu dari perjuangan bangsa Indonesia. Namun pada tahun 1981, para pengungsi Vietnam mulai meninggalkan kampung ini, kemudian tempat ini dijadikan sebagai panti jompo. Akan tetapi, karena mengalami banjir membuat mereka harus mengungsi ke tempat lain yang pada akhirnya desa seluas sekitar 2,3 hektar ini menjadi tidak terurus dan dipenuhi dengan aura angker.

  1. Dusun Cigintung, Majalengka

Desa mati Majalengka atau yang dikenal dengan sebutan Blok Tarikolot ini ditinggalkan oleh penduduknya sebab bencana alam yang sempat menerjang kawasan ini. Lokasi yang rawan dengan longsor atau pergerakan tanah yang dapat mengancam nyawa penduduk di sekitar kawasan tersebut. Oleh karena itu dengan kondisi geografis wilayah tersebut seluruh penduduk dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Setelah ditinggalkan penduduknya, dusun tersebut tidak lagi terurus dan beberapa bangunan di lokasi tersebut sudah bergeser ada pula yang sudah menjadi puing-puing. Namun, akses jalannya masih cukup baik karena pada 2020 baru diperbaiki dan saat ini beberapa bangunan di Dusun Cigintung diketahui masih digunakan untuk penyimpanan hasil pertanian.

  1. Desa Mati Plalangan, Ponorogo

Desa mati Plalangan atau lebih dikenal dengan sebutan Sumbulan ini berada di Jawa Timur, tepatnya di Desa Plalang, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo. Sekitar enam tahun lalu Kampung Sumbulan telah ditinggalkan oleh penduduknya. Diketahui ada sekitar tiga puluh kepala keluarga yang menghuni kampung ini tetapi karena merasa tidak nyaman akibat infrastruktur jalan yang tak layak kampung tersebut ditinggalkan seluruh warganya.

Akses jalan menuju kampung tersebut sulit dilalui kendaraan, tidak hanya itu untuk bisa sampai di permukiman warga harus menyeberangi sungai dengan jembatan bambu yang sudah usang. Hanya tersisa mushola dan empat bagunan saja di kampung ini yang sudah tidak berpenghuni dan kondisinya mulai rusak karena tidak terawat. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Fakta Menarik Kabupaten Lebak di Usia 194 Tahun

Poster ucapan selamat Hari Jadi ke-194 Kabupaten Lebak dari Banten TV.

Makanan dan Minuman yang Bisa Menyebabkan Kulit Kering

Ilustrasi Makanan Cepat Saji (Sumber: BrilioFood)

Masjid-Masjid Terindah di Dunia

Ilustrasi Masjid Hasan II (Sumber : Surau.co)

MTQ ke-19 Provinsi Banten Resmi Ditutup

Pj Sekda Provinsi Banten M Tranggono saat menyerahkan piala kepada Kabupaten Tangerang selaku juara umum MTQ XIX tingkat Provinsi Banten.

Recent Comments