Serang, Bantentv.com – Menjelang Idul Adha, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Banten, Iip Makmur, meminta Dinas Pertanian (Distan) Banten lebih proaktif memperketat pengawasan hewan kurban, khususnya yang didatangkan dari luar daerah.
“Harus lebih pro aktif untuk memeriksa hewan kurban, terutama dari luar Banten,” katanya.
Langkah ini dimaksudkan untuk memastikan hewan yang masuk ke Banten dalam kondisi layak dijadikan kurban.
“Saya membaca data dari Distan untuk hewan kurban, seperti sapi, kambing, domba, itu masih defisit,” kata dia.
Baca Juga: Dinas Lingkungan Hidup Banten Perketat Pengawasan Perusahaan Setelah Lima Perusahaan Disegel KLH
Politisi PKS ini menekankan pemeriksaan ketat penting dilakukan karena sebagian besar hewan kurban berasal dari luar Banten. Data evaluasi tahun 2025 menunjukkan Banten masih mengalami defisit hewan kurban.
“Kami meminta pendataan yang maksimal agar data tahun 2026 lebih akurat. Selain itu, informasi penyebaran hewan kurban harus merata agar tidak ada pedagang yang lokasinya sepi sementara di daerah lain justru kekurangan stok,” paparnya.
Baca Juga: Pemkab Pandeglang Salurkan 95 Hewan Kurban
Dari total kebutuhan, peternak lokal hanya mampu memenuhi sekitar 19 persen pasar, sehingga pemerintah daerah harus mendatangkan puluhan ribu ekor ternak dari luar provinsi.
Editor : Erina Faiha