BerandaBeritaDindikbud Kota Serang Berhasil Tekan Buta Huruf Al-Qur’an, Tersisa 333 Pelajar

Dindikbud Kota Serang Berhasil Tekan Buta Huruf Al-Qur’an, Tersisa 333 Pelajar

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang mencatat perkembangan signifikan dalam upaya memberantas buta aksara Al-Qur’an di tingkat sekolah menengah pertama.

Melalui program Serang Mengaji yang digagas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang, Budi Rustandi dan Nur Agis Aulia, jumlah siswa kelas 9 SMP yang belum mampu membaca Al-Qur’an mengalami penurunan tajam.

Pada September lalu, tercatat sebanyak 1.800 siswa belum bisa membaca Al-Qur’an. Per awal Maret 2026, angka tersebut menyusut menjadi 333 siswa. Penurunan ini disebut sebagai hasil kerja yang dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.

Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja terstruktur yang melibatkan banyak pihak.

Validasi data dilakukan melalui uji faktual di lapangan oleh MGMP PAI SMP Kota Serang untuk memastikan kemampuan membaca Al-Qur’an para siswa benar-benar terukur.

“Kami memastikan gerakan ini masif dan terstruktur. Alhamdulillah, dari 1.800 siswa di bulan September, turun ke 800, dan per hari ini tersisa 333 siswa,” ujar Ahmad Nuri Rabu, 4 Maret 2026.

Program ini tidak hanya dilaksanakan pada jam pelajaran agama. Pembiasaan membaca Al-Qur’an diterapkan dalam dua tahap.

Pertama, siswa diwajibkan membaca sekitar 26 ayat Al-Qur’an sebelum memulai kegiatan belajar mengajar. Kedua, bagi siswa yang sebelumnya masuk dalam data 1.800 pelajar, diberikan pembelajaran intensif setelah jam sekolah untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an.

“Kami yakin jika gurunya intens dan muridnya ikhlas, belajar Al-Qur’an akan diberikan kemudahan,” ucap Nuri.

Baca Juga: Tak Hanya Muslim, Program Serang Mengaji Buka Ruang Belajar Semua Agama

Terhadap 333 siswa yang masih belum tuntas, Dindikbud Kota Serang berencana semakin memasifkan gerakan Serang Mengaji di seluruh satuan pendidikan.

Salah satu agenda terdekat adalah pelaksanaan Khatmil Qur’an massal yang akan diikuti hampir 300 satuan pendidikan dari tingkat TK, SD, hingga SMP pada Rabu mendatang.

Dindikbud menargetkan pada Juni 2026 seluruh siswa kelas 9 di Kota Serang sudah terbebas dari buta huruf Al-Qur’an sebelum mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA, SMK, atau MA.

Upaya ini diharapkan mampu memperkuat fondasi karakter peserta didik melalui penguasaan dasar membaca Al-Qur’an.

“Pak Walikota Serang memiliki pandangan futuristik. Beliau ingin membangun kota yang gagah secara fisik, namun SDM-nya tetap kuat berakar pada tradisi dan agama. Target elementer kami adalah mereka bisa baca Al-Qur’an terlebih dahulu, soal tajwid dan lagu akan dikembangkan kemudian,” pungkasnya.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -