BerandaBeritaCegah Kekerasan Seksual, Forum Anak Kabupaten Serang Mengedukasi Anak-Anak melalui Dongeng

Cegah Kekerasan Seksual, Forum Anak Kabupaten Serang Mengedukasi Anak-Anak melalui Dongeng

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Puluhan siswa SDN Wirana Pasir, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang berkumpul di lapangan sekolah. Mereka sangat antusias menyimak dongeng bertema pencegahan kekerasan seksual yang dilaksanakan Forum Anak Kabupaten Serang (FAKS). Dengan tujuan untuk mengedukasi anak-anak untuk menjaga diri dari tindak kekerasan. Adapun tokoh dongeng diperankan oleh boneka-boneka yang lucu sehingga topik yang terkesan berat ini bisa disampaikan dengan suasana yang ceria.

Kepala Sekolah SDN Wirana Pasir Asep Saepul Rohman, kegiatan mendongeng dari kakak-kakak Forum Anak Kabupaten Serang ini menjadi hari yang dinanti bagi anak-anak di SDN Wirana Pasir, Pamarayan. Pasalnya mereka sangat antusias mengikuti kegiatan mendongeng di sekolah ini.

“Kami sangat senang dengan kedatangan kakak-kakak dari Forum Anak Kabupaten Serang (FAKS), apalagi ini sifatnya edukasi. Sangat membantu dan dibutuhkan oleh anak-anak di sekolah kami untuk melindungi diri mereka dari kekerasan seksual yang mungkin dilakukan oleh orang terdekat sekalipun,” terangnya.

Gita, salah satu anggota FAKS menuturkan, dongeng yang dibawakan berisi pesan bahwa anak-anak harus berani bilang tidak, berani lari, dan berani lapor ketika diperlakukan tidak pantas oleh orang lain. Adapun aksi bertajuk Roadshow Anak Berani ini direncakan akan berjalan secara berkala di 29 Kecamatan di Kabupaten Serang oleh Forum Anak Kecamatan.

“Sebelum aksi dongeng, mereka bahkan menjawab boleh ketika kami tanya apakah orang yang dikenal boleh menyentuh bagian tubuh pribadi kalian? Mengkhawatirkan sekali,” kata Gita seraya mengatakn Selain mendongeng, FAKS juga mengajak anak-anak bernyanyi dan menari lagu sentuhan boleh dan tidak boleh untuk mengedukasi anak tentang bagian tubuh mana yang boleh dan tidak boleh dilihat dan dipegang orang lain.

Sementara Kepala Bidang Perlindungan Anak DKBPPPA Kabupaten Serang Nunung Effendi mengatakan, seperti yang diketahui, pemberitaan tentang kasus kekerasan seksual pada anak terus datang silih berganti. Fenomena ini bak gunung es yang muncul sedikit di permukaan, akan tetapi memiliki bongkahan’besar di bawahnya. Seperti halnya angka kasus kekerasan seksual di Kabupaten Serang cukup mengkhawatirkan Dimana setiap tahunnya angka kasus kekerasan seksual terhadap anak terus meningkat. Pada tahun 2021 sebanyak 62 kasus dan 2022 sebanyak 69 kasus. Paling tinggi dibanding jenis kekerasan pada anak lainnya.

“Kenaikan kasus ini sebenarnya dapat dilihat dari dua sisi. Negatif artinya kasus semakin banyak, positif karena kesadaran masyarakat untuk melapor sudah cukup tinggi,” ungkapnya.

Ditambahkan Nunung, terlepas dari angka kasus yang terus meningkat, tentunya kita tidak boleh lengah untuk melakukan upaya agar kasus bukan hanya berkurang, tapi jangan sampai terjadi. Karena kekerasan seksual memiliki dampak yang sangat buruk bagi fisik maupun psikis anak.

“Upaya pencegahan bisa dilakukan dengan berbagai cara dan oleh berbagai pihak. Yang jelas, upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak adalah aktivitas yang berkelanjutan dan tidak boleh berhenti,”tutupnya.(red)

TERKAIT
- Advertisment -