Serang, Bantentv.com – Warga Desa Tunggal Jaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten dikejutkan dengan kemunculan seekor buaya di tambak udang milik warga. Selain mengancam keselamatan warga, keberadaan buaya tersebut disebut warga sering memangsa udang yang tengah ditanam.
Warga melaporkan kemunculan buaya berbobot seratus kilogram itu kepada pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat Seksi Konservasi Wilayah I Serang, Banten.
Menurut Kepala BBKSDA Jabar Seksi Konservasi Wilayah I Serang Andre Ginson belum dilaporkan adanya korban jiwa dari serangan binatang buas tersebut. Namun kemunculan buaya betina itu membuat resah dan mengancam keselamatan warga setempat apalagi warga yang sering beraktivitas di tambak.
“Memang belum ada laporan tentang korban jiwa, tapi buaya ini cukup membuat resah warga,” ujar Andre
Butuh sepuluh ekor ayam bagi petugas BBKSDA Serang untuk menjebak buaya masuk keperangkap yang dipasang petugas. Namun upaya tersebut gagal. Kemudian buaya ditangkap dengan cara manual menggunakan tali oleh petugas BBKSDA dibantu warga.
Diketahui buaya tersebut muncul mengancam keselamatan warga sudah tiga bulan lamanya. Buaya muncul karena keberadaan tambak udang tersebut berada di dekat muara yang mempertemukan sungai dengan laut dan merupakan habitat buaya. Warga diimbau agar berhati-hati karena diduga masih ada buaya lainnya yang masih berkeliaran di sekitar tambak udang yang dekat dengan muara sungai.
Saat ini buaya berada di kantor BBKSDA Serang. Selanjutnya buaya muara itu akan diserahkan ke Lembaga Konservasi di Bogor, Jawa Barat. (jaya/red)