Senin, Juni 24, 2024
BerandaBeritaAnggota DPRD Banten Motivasi Instruktur Senam Kota Tangerang untuk Berwirausaha

Anggota DPRD Banten Motivasi Instruktur Senam Kota Tangerang untuk Berwirausaha

Tangerang, Bantentv.com – Ratusan instruktur senam di Kota Tangerang diberikan motivasi agar para instruktur senam berwirausaha melalui sektor UMKM. Acara motivasi ini dikemas dalam Talkshow yang diberikan anggota Komisi V DPRD Provinsi Banten Ahmad Fuadi di Ballroom Pakons Prime Hotel Tangerang, Kota Tangerang, Jumat 22 Juli 2022. Dalam kegiatan talkshow itu dihadiri Founder PT KISS Inggrit Astridayanti sebagai motivator dan Faturahman Yahya, LC.,MA sebagai moderator.

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Banten Ahmad Fuadi menyampaikan, dirinya mewanti-wanti kepada para peserta tidak meminjam modal yang bersumber dari Bank Keliling (Bangke) yang berpotensi menambah kerugian bukan untung malah buntung.

“Ketika memulai usaha jangan banyak pertimbangan untung atau rugi. Usaha yang bernar-benar sukes itu usaha yang segera memulai. Yakin saja dulu usaha pasti untung, dan harus langsung dimulai, baru sambil berjalan diadakan evaluasi,” ungkapnya.

Politisi PKB ini juga memberikan motivasi kepada ratusan instruktur senam di Kota Tangerang untuk mencoba memulai usaha melalui sektor UMKM. Dirinya juga menyoroti kesejahteraan terhadap instruktur senam, mereka harus diperhatikan tingkat kesejahteraannya sehingga adanya peningkatan.

“Senam masuk dalam kepemudaan dan olahraga, bisa menjadi “slot” anggaran,  bisa dibicarakan baik dari dinas maupun komisi lima. Sehingga setiap acara ada peningkatan dan trainer kedepan harus sejahtera,” ujarnya.

Fuad juga mengharapkan masyarakat harus sehat secara fisik sehingga bisa berkembang dan berinovasi.

“Semua harus difasilitasi, arahnya bangsa kita kokoh dan kuat, kesehatan dulu harus diprioritaskan selanjutnya bisa berkembang,” kata pria yang juga selaku Ketua DPC PKB Kota Tangerang ini.

Sementara terkait tentang pendanaan, Fuad juga menjelaskan sering memberikan pendanaan untuk UMKM di wilayahnya. Bantuan lebih kepada pembelanjaan sarana pendukung seperti alat-alat masak, pelatihan. Ia juga menilai di era saat ini kebanyakan manusia inginnya pragmatis kurang melirik sektor UMKM, sehingga terjebak dalam penghasilan bulanan.

“Kita hidup inginnya pragmatis, yang mana sudah terjalin tiap bulannya, padahal UMKM kalau terus berkembang dan berinovasi akan menghasilkan penghasilan yang luar biasa,” tegasnya. (red)

TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

DIBAGIKAN

KOMENTAR