BerandaBeritaKorban Tenggelam di Sungai Ciujung Lebak Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi...

Korban Tenggelam di Sungai Ciujung Lebak Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

Saluran WhatsApp

Lebak, Bantentv.com – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban tenggelam di Sungai Ciujung, tepatnya di Desa Cigoong Selatan, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, pada Rabu, 28 Januari 2026. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 11 kilometer dari lokasi kejadian awal (LKP).

Korban diketahui bernama Ikna (70), seorang laki-laki warga Kampung Selapajang Ujung, Desa Cigoong Selatan, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak. Sebelumnya, korban dilaporkan tenggelam di Sungai Ciujung sehingga memicu pelaksanaan Operasi SAR kondisi membahayakan manusia oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten.

Operasi SAR dimulai sejak pagi hari. Pada pukul 07.00 WIB, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing dan membagi tim pencarian ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).

Baca Juga: Belum Ditemukan, Pencarian Korban Tenggelam di Pantai Goa Langir Diperluas

SRU I melakukan pencarian menggunakan rubber boat milik Basarnas dan BPBD Kabupaten Lebak dari LKP ke arah hilir sejauh tujuh kilometer.

SRU II melakukan pemantauan udara menggunakan drone thermal.

Sementara SRU III melaksanakan pencarian darat di sisi kiri sungai dari LKP ke arah hilir sejauh empat kilometer.

Sekitar pukul 10.50 WIB, korban akhirnya ditemukan pada koordinat 6°21’11.60″ LS dan 106°14’16.33″ BT dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya, korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka.

Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing disertai ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama selama proses pencarian.

Adapun unsur yang terlibat dalam Operasi SAR ini meliputi Tim Rescue Kantor SAR Banten, Polsek Cikulur, Koramil Warunggunung, BPBD Kabupaten Lebak, Tagana, KSB, serta masyarakat setempat.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -